Satpas SIM Jember Terapkan Konsep "Tamu Utama", Kasat Lantas AKP Ade Andini: "Setiap Pemohon Harus Merasa Dihargai"



 JEMBER || suarapublikindonesia – Suasana berbeda terasa saat memasuki area layanan Satpas SIM Polres Jember. Tidak ada lagi kesan kaku atau birokratis yang sering dikeluhkan masyarakat. Hal ini terlihat jelas dari sikap seorang petugas wanita berseragam biru Satlantas yang mengenakan selendang bertuliskan "TAMU UTAMA".


Dalam dokumentasi tersebut, petugas tersebut tampak ramah menyambut dan memberikan arahan tangan kepada seorang pemohon yang baru saja melangkah masuk melalui pintu kaca. Gestur tubuh yang terbuka dan senyum yang tersirat menunjukkan komitmen Polresta Jember dalam mengubah paradigma pelayanan publik: warga bukan sekadar "pengurus administrasi", melainkan tamu yang harus dilayani dengan hormat.


Kasat Lantas Polres Jember, AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penggunaan atribut "Tamu Utama" bukan sekadar simbolis, melainkan filosofi pelayanan yang wajib diterapkan setiap anggota.


"Kami ingin menanamkan mindset bahwa siapa pun yang datang ke Satpas adalah tamu utama kami. Petugas tidak boleh duduk pasif menunggu dipanggil, tetapi harus aktif menyapa, mengarahkan, dan memastikan tamu merasa welcome sejak detik pertama mereka masuk," ujar AKP Ade Andini.


Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis seperti ini sejalan dengan program Polri untuk menciptakan kepercayaan publik (public trust). Dengan perlakuan yang sopan dan terarah, diharapkan tingkat stres atau kebingungan warga saat mengurus SIM dapat diminimalisir.


"Ketika warga merasa dihargai, proses pelayanan akan berjalan lebih kondusif. Kami instruksikan seluruh petugas, terutama di bagian depan (frontliner), untuk selalu menampilkan wajah ramah dan bahasa tubuh yang positif," tegasnya.


Langkah inovatif Satpas Polres Jember ini mendapat apresiasi positif. Kombinasi antara fasilitas modern (seperti E-Form yang telah launched sebelumnya) dan keramahan petugas "Tamu Utama" menjadikan Polresta Jember sebagai barometer pelayanan prima di wilayah Jawa Timur.

Lebih baru Lebih lama